BANDUNG - Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menjadi percontohan bagi desa lain di Indonesia. Termasuk desa di daerah Daera Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Untuk membantu meningkatkan pembangunan dan perekonomian desa dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional. Kuncinya, gotong-royong dan pengelolaan BUMDes yang baik.
Hal tersebut diungkap Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, saat paparan dihadapan peserta studi banding dari 25 desa di dua Kecamatan Tanah Abang, Abab, di Gedung Sebaguna Desa Cibodas, kemarin.
“Membangun desa yang kuat dan mandiri, dapat dilakukan membentuk BUMDes dikelola dengan baik dan gotong-royong,” ujarnya.
Sukaya yakin, potensi desa bisa dimaksimalkan, otomatis berpengaruh pada peningkatan taraf hidup masyarakat. Secara fisik, Cibodas sudah seperti daerah perkotaan, dia menganggap masyarakat Cibodas masih tetap kompak.
BUMDes Karya Mandiri di Cibodas bukan hanya memiliki usaha bidang air. Tetapi juga unit lainnya seperti gedung olah raga/ serba guna, dan pengelolaan kios desa.
“Termasuk memasok 80 item sayuran dan buah ke supermarket di Bandung dan Jakarta,” ungkapnya.
Masih kata Sukaya, sangat luar biasa dengan adanya BUMDes. Sebanyak 75 persen pekerjanya adalah warga Desa Cibodas.
Selain itu, ada 800 peternak sapi perah di desanya. ‘’Mangga jika nantinya apa yang ada disini bisa di adopsi dan di lakukan di desa di PALI,’’ ujarnya.
Ketua rombongan peserta studi banding, Camat Abab, Drs Arpan dan Camat Tanah Abang, Junaidi mengatakan, Desa Cibodas dapat dijadikan desa percontohan karena mampu mengembangkan potensi daerah melalui pengelolaan BUMDes. “Ini bisa jadi contoh buat desa-desa lainnya, terutama PALI,” ujarnya. (day)



No Responses